Selasa, 10 April 2012

Pertumbuhan Jabon usia 26 Bulan di lahan subur


Pertumbuhan Jabon : tak terasa sudah 26 bulan usia jabon yang kami tanam di salah satu lokasi di kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal, lokasi ini merupakan salah satu lokasi dengan pertumbuhan tanaman jabon yang cukup bagus karena dulunya merupakan bekas lahan sengon.  Memilih lahan yang subur biasanya memiliki kelebihan dalam persoalan biaya dan pemupukan, apabila lahan subur dengan pemupukan seadanya saja bisa menghasilkan tanaman jabon yang tumbuh  dengan optimal, sedangkan bila lahan kurang subur biasanya pemupukan jabon tersebut dosisnya bisa 4x lipat dari lahan subur.

Akan tetapi lahan subur jelas memiliki harga yang jauh lebih mahal. Perbandingannya ditempat kami sewa lahan subur per hektar bisa mencapai 5 juta rupiah per tahun. Sedangkan lahan kurang subur dibawah 2 juta rupiah, sedemikian pula harga lahan subur bisa mencapai 500 juta rupiah per ha, sedangkan lahan  kurang subur harganya di kisaran 100 an juta rupiah ( tergantung lokasi ).
Sebagai perbandingan di lahan subur kita mungkin bisa menanam jabon dengan biaya 10 juta per ha, sedangkan dilahan kurang subur bisa mencapai 30 sd 45  juta per ha, tapi bila dibandingkan dengan biaya sewa lahan atau biaya pembelian lahan , maka  biayanya akan relatif  tidak jauh berbeda.
Berikut  beberapa foto pertumbuhan jabon di lahan subur

di lahan subur jabon bisa tinggi menjulang




pemupukan 2 kg kompos per lubang cukup bagi lahan subur
dilahan kurang subur perlu pupuk sd 15 -20 kg


salah satu cara menghemat pupuk adalah dengan ditanami tanaman tumpangsari, kami juga menyediakan
LAHAN UNTUK PERKEBUNAN JABON SEHARGA 4000 AN PER METER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan KOMENTAR POSITIF !!! Ada yang bagus dengan artikel diatas? Atau anda punya opini sendiri? Atau mungkin ada pertanyaan yang mengganjal dalam pikiran anda? Berikanlah sebutir kata dan komentar.Karena ilmu itu harus digali dan di bagi kepada sesama. Oleh karena itu utarakan semua yang ada dibenak anda. Jangan hanya
diam dan terpaku.
BLOG INI DO FOLLOW