Senin, 19 Desember 2011

pohon aren, memiliki nilai ekonomis tinggi


Pohon Aren memiliki banyak manfaat sebagaimana yang dimiliki oleh pohon jenis palma lain yaitu kelapa. Mulai dari batang, daun hingga buahnya semua bisa diolah menjadi beraneka komoditi yang bernilai ekonomis. Hanya saja, berbeda dengan kelapa, untuk pohon Aren ini buah yang dihasilkan tidak bisa langsung dikonsumsi. Hal ini disebabkan buah aren memiliki karakteristik yang berbeda dengan buah kelapa. Dimana untuk buah aren ini, jika dikonsumsi secara langsung akan menimbulkan rasa gatal yang berlebih di kulit.
ada beberapa manfaat pohon aren, diantaranya adalah :







  1. Nira dan Gula
Gula aren ini didapat melalui cara menyadap tanda bunga jantan yang mekar serta menghamburkan serbuk sari berwarna kuning. Caranya, tandan dimekarkan lalu dipukul pukul selama beberapa hari sampai keluar cairan dari dalamnya. Selanjutnya tandan dipotong serta pada bagian ujung digantungkan tahang bambu sebagai penampung cairan yang keluar tersebut.
Cairan nira yang terkumpul inilah yang kemudian dimasak dan diolah menjadi gula aren. Di beberapa daerah, cairan nira juga kerap diolah sebagai minuman beralkohol melalui sistem fermentasi. Nira mentah bisa pula digunakan sebagai obat pencahar alami, sedangkan nira segar bisa digunakan sebagai pengembang roti.
  1. Kolang Kaling
Kolang kaling berasal dari buah aren yang masih muda. Kolang kaling adalah bagian dari inti buah muda tersebut. Cara mengeluarkan biji tersebut dengan cara membakar buah muda atau merebusnya. Selanjutnya inti buah tersebut direndam dalam air kapur untuk menghilangkan getah yang beracun serta gatal.
  1. Rumbia
Banyak digunakan sebagai atap rumah rakyat, yang berasal dari daun pohon aren. Daun pohon aren juga bisa digunakan sebagai daun rokok, terutama daun yang masih kuncup. Selain itu, lembar daun pohon aren bisa juga digunakan sebagai pembungkus barang dagangan, atau dipintal menjadi tali.
  1. Tali Ijuk
Ijuk pohon aren dipintal menjadi sebuah tali yang sangat kuat, awet dan bisa digunkan di berbagai macam kondisi termasuk di laut.
  1. Papan
Batang pohon aren ini sedikit berkayu pada bagian luar namun lunak berserabut pada bagian dalam. Bagian yang keras bisa diolah menjadi papan, kasau atau tongkat. Sementara bagian yang lunak bisa ditumbuk menjadi sagu, meski hasil sagu aren ini kualitasnya tidak sama dengan sagu rumbia.
  1. Tepung Aren
Tepung aren merupakan tepung yang sangat sulit dicari produk penggantinya. Sebab, tepung aren memiliki keunggulan yang khas dibandingkan tepung jenis lain. Selain itu, tepung aren ini memiliki harga yang sangat mahal, karena untuk mendapatkannya harus melalui proses yang sulit. Mengingat, pohon yang hendak diambil tepungnya tersebut harus berumur minimal 20 tahun

kami juga menyediakan bibit aren

2 komentar:

  1. Beberapa bahan secara tradisional juga ditambahkan untuk menghambat terjadinya fermentasi pada Nira yang tertampung di wadah penampungan seperti :
    1. Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana, L.)
    2. Kulit Pohon Manggis
    3. Kulit Buah Langsat/ duku (Lansium domesticum)
    4. Kulit Pohon Langsat/duku
    5. Kayu Angin (Usnea dasypoga)
    6. Kayu / Getah Nangka (Artocarpus heterophyllus)
    7. Getah Pepaya (Carica papaya) dengan Sistein
    8. Sabut Kelapa (Cocos nucifera)
    9. Kulit Pohon Kosambi (Schleichera oleosa, MERR)
    10. Kulit Batang Laru/ Raru atau Kawao (Millettia Sericea)
    11. Kulit kayu/ akar Nirih (Xylocarpus spp.)atau sejenis manggis hutan (Garcinia)
    12. Akar Kayu Wangi
    13. Kulit Batang dan Daun Api-api (Avicennia germinans)
    14. Cacahan biji buah Picung atau Kluwak (Bhs. Jawa)(Pangium edule Reinw)
    15. Kapur/ gamping/ enjet
    16. Asap Cair tempurung Kelapa.
    17. Dan yang lainnya masih banyak.

    Bahkan ada juga yang melakukan pengawetan dengan menambahkan bahan-bahan pengawet untuk makanan dan minuman seperti Natrium Metabisulfit atau Asam Bensoat, bahkan ada juga yang menggunakan bahan yang dilarang atau berbahaya seperti formalin, atau bahan pengawet yang dilarang lainnya.

    BalasHapus
  2. Jual bibit aren, harga rp.1.500/pokok,umur 2 bulan, bisa kirim antar pulau. Silahkan lihat katalog lengkap produk bibit tanaman kami di :
    http://bibitsawitkaret.blogspot.com/
    Atau hub. 0823 6741 0713 dengan Muhammad Isnaini.

    BalasHapus

Berikan KOMENTAR POSITIF !!! Ada yang bagus dengan artikel diatas? Atau anda punya opini sendiri? Atau mungkin ada pertanyaan yang mengganjal dalam pikiran anda? Berikanlah sebutir kata dan komentar.Karena ilmu itu harus digali dan di bagi kepada sesama. Oleh karena itu utarakan semua yang ada dibenak anda. Jangan hanya
diam dan terpaku.
BLOG INI DO FOLLOW