Kamis, 01 Desember 2011

Kendala dalam budidaya tanaman jabon

tanaman jabon : bisakah anda membayangkan? dalam melakukan suatu pekerjaan atau bidang usaha, yang menjadi suatu kendala seringkali bukanlah kendala yang berasal dari luar atau faktor eksternal.tetapi  yang lebih menonjol adalah kendala dari dalam atau faktor internal. faktor eksternal  dalam budidaya tanaman  jabon seperti iklim, lahan, hama,keamanan dan sebagainya seringkali dikalahkan oleh yang namanya faktor emosional semata yaitu yang dinamakan ketakutan.
ketakutan yang tidak beralasan inilah yang seringkali menghambat seseorang untuk memulai langkah dalam berusaha.
ada sebuah contoh dimana  ada seseorang yang ingin mempelajari budidaya jabon dan dia melakukannya hanya dengan membaca buku, mencari materi di internet atau hanya mencari ilmu dengan mengikuti pelatihan dan seminar mengenai budidaya jabon selama 15 tahun. tetapi dia tidak mempelajari secara langsung dengan mulai menanam jabon selama 10 tahun, maka akan sia sialah usahanya selama ini. guru yang terbaik adalah pengalaman dimana kita bisa ACTION  dan bertindak sekarang juga. maka dia akan kalah oleh sesorang yang bertindak dan langsung menanam jabon. kenapa itu bisa terjadi ? karena menanam tidak ada ruginya apabila kita lakukan dengan ikhlas akan merupakan yang memiliki nilai ibadah.
jangan ragu untuk bertindak sekarang juga , jangan hanya diam dan terpaku, jangan takut akan kegagalan.
sebelum  mencoba, jangan takut jatuh sebelum melangkah, buang semua keraguan dan kebimbangan, kesuksesan hanya milik kita yang berani mencoba,  di dunia ini apa apa yang tidak mungkin hanya karena seringkali belum di coba. sukses adalah hak kita semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan KOMENTAR POSITIF !!! Ada yang bagus dengan artikel diatas? Atau anda punya opini sendiri? Atau mungkin ada pertanyaan yang mengganjal dalam pikiran anda? Berikanlah sebutir kata dan komentar.Karena ilmu itu harus digali dan di bagi kepada sesama. Oleh karena itu utarakan semua yang ada dibenak anda. Jangan hanya
diam dan terpaku.
BLOG INI DO FOLLOW