Rabu, 30 Maret 2011

Kualitas Kayu jabon


 Masih ada juga sebagian orang awam yang meragukan,dan  berfikir kayu jabon  tidak  laku dijual . padahal dalam kenyataan  kualitas kayu jabon diatas kayu sengon dan bisa diolah menjadi bermacam produk,.
diantara sekian isu yang dihembuskan kalangan yang pesimistis  yang mengatakan pohon jabon sulit di lem untuk kayu lapis dan mengandung air, yang ironis ternyata mereka tidak bisa membuktikan ataupun belum pernah mengolah kayu jabon dan bahkan belum pernah memegang kayu jabon!
.sedangkan kami dari CV SJI dan Jabon Kendal dan rekanan dari PT Hendratna Plywood dan PT Sekawan Sumber Sejahtera sudah pernah mengolah kayu jabon sejak tahun 1994 dan tidak pernah menemukan kendala berarti dalam pembuatan kayu lapis jabon maupun mebel.

Penggunaan  lem UF (urea formaldehid) yang dipergunakan dalam pengolahan kayu jabon sebagai kayu lapis dari lembaran veenir sama sekali bukan larutan khusus dan umum digunakan dalam industri kayu lapis pada umumnya.

SEMAHAL apapun harganya, furniture kayu masih tetap menjadi primadona. Material alami ini dapat memberikan kesan natural. Terlebih jika desainnya menarik, tentu furniture semakin menarik.
Memang banyak orang yang begitu menggemari furniture kayu. Namun, tak banyak yang tahu jenis-jenis kayu yang digunakan sebagai material utamanya.
1. Kayu Solid
Kayu utuh yang tidak dibentuk dari sambungan atau gabungan, itulah yang disebut dengan kayu solid. Ada juga sebagian orang yang menyebutnya dengan kayu Jepara. Harga kayu solid cenderung mahal. Yang termasuk kayu solid antara lain, kayu jati,Bengkirai,ebony,merbau dan sejenisnya.
2. Kayu Lapis (plywood)
Kita juga mengenal kayu lapis dengan sebutan tripleks atau multipleks. Sesuai dengan namanya, kayu lapis terbentuk dari beberapa lapis lembaran kayu. Lembaran-lembaran tersebut direkatkan dengan tekanan tinggi dan menggunakan perekat khusus. Kayu lapis yang terdiri dari tiga lembar kayu disebut tripleks. Sedangkan yang terdiri dari lebih dari tiga lembar kayu, disebut multipleks.
Ketebalan kayu lapis bervariasi, mulai dari 3mm, 4mm, 9mm, dan 18mm. Sedangkan ukuran penampangnya adalah 120cmx240cm. Kayu lapis bisa digunakan sebagai material untuk kitchen set, tempat tidur, lemari, atau meja.
3. Kayu partikel (particle board)
Jenis kayu olahan yang satu ini terbuat dari serbuk kayu kasar yang dicampur dengan bahan kimia khusus. Campuran tersebut kemudian disatukan dengan lem dan dikeringkan dengan suhu tinggi.
Kayu partikel banyak digunakan sebagai material untuk berbagai furniture. Namun, kayu partikel tergolong jenis kayu yang tidak tahan lama. Dalam kurun waktu tertentu, kayu partikel bisa berubah bentuk, terutama jika terkena air dan menahan beban terlalu berat.
4. MDF (Medium Density Fiberboard)
MDF adalah kayu yang terbuat dari campuran bubur kayu dengan bahan kimia tertentu. Cara pembuatannya mirip dengan kayu partikel. Kayu MDF merupakan material kayu olahan yang tidak tahan terhadap air dan kelembapan. Untuk daerah-daerah yang memiliki kelembapan tinggi, sebaiknya tidak menggunakan kayu MDF.
Kayu MDF memiliki berbagai jenis finishing yang bisa Anda pilih. Anda bisa melapisinya dengan irisan kayu tipis (veneer), atau pelapis kertas. Berbagai jenis finishing untuk kayu MDF juga tersedia dalam berbagai warna dan tekstur. Tersedia motif tekstur kayu alami, atau tekstur lainnya sesuai selera.
5. Blockboard
Jenis kayu olahan lainnya adalah blockboard. Balok-balok kayu berukuran 4cm-5cm dipadatkan menggunakan mesin. Setelah itu diberi pelapis, sehingga hasil akhirnya berupa lembaran seperti papan kayu. Blockboard memiliki dua pilihan ketebalan, 15mm dan 18mm. Harganya cenderung lebih murah dibandingkan kayu solid.


sedangkan kayu jabon termasuk bisa diolah dari nomor 2-5.jadi tidak ada alasan untuk bilang kayu jabon tidak laku.pertanyaanya,masihkah anda termasuk golongan orang yang pesimistis atau optimistis.wallahu alam
(source :pusatfurniture,,gambar PT SMK dan PT Agroresthu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan KOMENTAR POSITIF !!! Ada yang bagus dengan artikel diatas? Atau anda punya opini sendiri? Atau mungkin ada pertanyaan yang mengganjal dalam pikiran anda? Berikanlah sebutir kata dan komentar.Karena ilmu itu harus digali dan di bagi kepada sesama. Oleh karena itu utarakan semua yang ada dibenak anda. Jangan hanya
diam dan terpaku.
BLOG INI DO FOLLOW