Minggu, 08 Mei 2011

Proses pengkerdilan bibit jabon


bibit jabon, saat ini begitu ramai dipasarkan.dan banyak yang mengklaim  bibit jabon miliknya adalah yang terbaik.ada salah satu breeder jabon mengulas dalam blognya tentang keunggulan bibit jabon yang dikerdilkan tetapi yang sangat ironis ,yang bersangkutan belum pernah merasakan  panen  kayu jabon  ,mengetahui secara langsung pengolahan kayu jabon,tetapi bisa bisanya mengklaim bibit jabon miliknya unggul ,dan tidak menjelaskan bagaimana proses pengkerdilan tersebut dilakukan,dan juga tidak diulas kelemahannya. Seperti yang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya bahwa pengkerdilan memiliki keuntungan antara lain :
# memperkuat batang tanaman sehingga tidak memerlukan ajir
# batang tanaman menjadi kekar,untuk dikirim jarak jauh tidak terlalu layu
Sedangkan kelemahannya adalah bahwa setelah ditanam ,tanaman yang dikerdilkan tidak bisa langsung bersemi tunas yang baru,melainkan harus menunggu pengaruh obat pengkerdil tersebut hilang,sedangkan yang tidak dikerdilkan dalam waktu tidak berapa lama tunasnya langsung muncul karena tidak terkena obat pengkerdil.

sedangkan konsumen bisa bijaksana memilih antara bibit jabon yang dikerdilkan dengan yang tidak dikerdilkan
Mengenai proses pengkerdilan yang perlu disiapkan adalah fungisida sistemik,yaitu fungisida yang menyerap melalui batang dan stomata daun tanaman,fungisida ini biasanya digunakan dalam penanaman cabai sehingga daun mengkeriting,tebal dan tahan terhadap patek ( antraknosa )
fungisida yang digunakan ini memiliki merk dagang ‘FIxxx’ DAN ‘’ANxxx’’. yang telah kami coba dengan dosis tertentu. sedangkan fungisida sistemik merk lain  SEPERTI ‘’’’’’MAKxxxb ,DxxxxLL ‘’ dsb belum pernah kami coba ,tapi menurut sebagian rekan yang pernah mencoba juga bisa ,walaupun dalam dosis yang tidak tepat menyebabkan daun jabon terkena bercak coklat.
Penggunaan fungisida sistemik tersebut dengan dosis 1 cc per liter air,atau satu tutup botol per tangki ukuran 15 liter, penyemprotan dilakukan pada pagi atau sore hari setelah bibit jabon berukuran 20 cm keatas.penyemprotan dilalukan 7 atau 10 hari sekali.dan lihatlah hasilnya maka daun jabon akan mengkeriting dan batang menjadi hijau kekar,tetapi pertumbuhan tunasnya terhambat.anda bisa berkreasi sendiri dengan dosis dan waktu penyemprotan. selamat mencoba!

BAGI REKAN YANG BERDOMISILI DI WILAYAH JAUH,DAN INGIN MENCOBA TANAM JABON KAMI SEDIAKAN BIBIT JABON CABUTAN dan biji jabon asli,bibit jabon cabutan kami,terakhir kami kirim ke pulau batam pada hari senin dan kamis sampai ,ternyata kerusakan dalam perjalanan 4 hari tidak sampai 5 persen,dan kami beri cadangan! solusi kami bagi anda yang ingin hemat walau lokasi jauh.siapkan dulu polybag ukuran 10x12 cm,diisi media tanah dan kompos,siapkan juga paranet untuk menghindari panas.setelah bibit datang segera pindahkan di pagi atau sore hari,siram 2 x sehari.semprot fungisida 4 hari sekali dan beri npk 4 hari setelah tanam,paranet bisa dibuka setelah hari ke-10.selamat mencoba menanam jabon

4 komentar:

  1. Kalau ditanam di Kendal yang air tanahnya dangkal, mending mana yang normal atau yang dikerdilkan?

    BalasHapus
  2. Terimaksih informasinya mas , Jadi tau konsep pengerdilan tersebut . Jabon memeang investasi yg menarik ..dan tetap bisa go green

    BalasHapus
  3. I love this post, I would like to make my blog escort amsterdam like this !

    BalasHapus
  4. indonesia hijau .....

    BalasHapus

Berikan KOMENTAR POSITIF !!! Ada yang bagus dengan artikel diatas? Atau anda punya opini sendiri? Atau mungkin ada pertanyaan yang mengganjal dalam pikiran anda? Berikanlah sebutir kata dan komentar.Karena ilmu itu harus digali dan di bagi kepada sesama. Oleh karena itu utarakan semua yang ada dibenak anda. Jangan hanya
diam dan terpaku.
BLOG INI DO FOLLOW